Minggu, 06 Oktober 2013
QS. Yunus :107
Jika Allah menimpakan suatu "kemudharatan" kpdmu , maka tdk ada yg dpt menghilangkannya kecuali DIA! Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu,maka tdk ada yg dapat menolak KaruniaNYA kpdmu! Dia memberikan kepada siapa yg dikehendakiNYA diantara hamba2NYA dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ( Q.S. YUNUS 10 : 107)
QS. Al Hadid :21
"Berlomba2lah kamu kpd (mendapatkan) ampunan dr Tuhanmu & surga yg luasnya seluas langit & bumi, yg disediakan bagi org2 yg beriman kpd Allah & Rasul2Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kpd siapa yg dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yg besar". (QS al Hadid:21).
QS. Al Hasyr : 23
"Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yg mrk persekutukan". (QS al Hasyr:23)
QS. Al Hujuraat :12
"Hai orang yg beriman,jauhilah kebanyakan prasangka,sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa.dan jnglah kamu mencari keburukan orang&jnglah sebagian kamu menggunjing atas kebahagiaan orang lain.adakah diantara kamu suka memakan daging saudaranya yg mati?maka kamu membencinya.maka bertaqwalah kpd Alloh.sesunggunya Alloh maha penerima taubat lagi maha penyayang".(QS Al Hujuraat;12)
Saling mengingatkan
Wahai manusia!
Panah kematian tepat mengenai kalian, maka perhatikan dengan jeli…
Dan jerat angan-angan ada di hadapan kalian, maka berhati-hatilah…
Bahaya fitnah dunia telah mengelilingi kalian dari berbagai arah, maka jagalah diri kalian…
Dan janganlah kalian tertipu dengan indahnya keadaan kalian sekarang ini, karena semuanya akan hilang, akan pergi, akan menyusut dan akan hancur…
{Al-‘Aaqibah fii dzikril maut wal aakhiroh, hal.69}
تُمُرُّ بنا الأيَامُ تَتْرَى وإنَّمَا ***نُسَاقُ إلى الآجالِ والعَيْنُ تَنْظُرُ
فلا عائدٌ ذاكَ الشَبابُ الذي مَضَى ***ولا زَائلٌ هذا المشيبُ المُكَدّرُ
“Hari-hari berlalu dari kita dengan berurutan…
Kita hanyalah digiring kepada ajal, sedangkan mata melihatnya…
Masa muda yang telah berlalu tidak akan pernah kembali…
Dan uban yang telah keruh tidak akan pernah hilang…”
{Syadzdzarotudz Dzahab fii Akhbaari man Dzahab, VI/231.}
Maka barangsiapa yang merenungi akibat dari kehidupan dunia, niscaya ia akan berhati-hati mengarunginya. Dan siapa yang meyakini panjangnya perjalanan (akherat), maka ia akan mempersiapkan bekal untuk perjalanan tersebut. {Shoidul Khoothir,hal.25}
Kita telah melakukan kelalaian di dunia ini, sedangkan dosa datang silih berganti.
{Dikutip dari “Ad-Dun-yaa Zhillun Zaa-il”, Syaikh ‘Abdul Malik bin Muhammad Al-Qosim)
Tiga golongan manusia
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“ثلاثة لا ينظر الله عز وجل إليهم يوم القيامة: العاق لوالديه, والمرأة المترجلة, والديوث…”
“Ada tiga golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti, yaitu: orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, perempuan yang menyerupai laki-laki, dan ad-dayyuts…” (HR. An-Nasa-i, no. 2562, Ahmad, 2/134 dan lain-lain. Dishahihkan oleh Adz-Dzahabi dalam Kitabul Kaba-ir, hal. 55 dan dihasankan oleh syaikh al-Albani dalam Silsilatul Ahaaditsish Shahihah, no. 284. Lihat Tafsir Ibnu Katsir, 1/498 mengenai makna hadits ini)
Makna AD-AYYUTS adalah seorang suami atau bapak yang membiarkan terjadinya perbuatan buruk dalam keluarganya (Lihat Fathul Baari, 10/406. Makna ini disebutkan dalam riwayat lain dari hadits di atas dalam Musnad Imam Ahmad, 2/69.
# tidak perlu berkecil hati #
Kalau engkau melihat orang yang dipagi hari, diberikan oleh Allaah istana yang megah, mobil yang banyak, dll.
Maka ketahuilah Rasuulullaah bersabda:
مَنْ أَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِي سِرْبِهِ, مُعَافًى فِي جَسَدِهِ, عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ, فَكَأَنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا
"Barangsiapa yang pada pagi harinya mendapatkan keamanan pada keluarganya, sehat badannya, ia memiliki makanan hari itu, maka seolah-olah dunia seisinya telah diberikan kepadanya".
(HR. Tirmidziy, dihasankan oleh Syekh Al-Albani)
Tidakkah cukup hadits diatas untuk membuatmu merasa qana'ah (merasa cukup dengan pemberian Allaah padamu) ?!
Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata,
“Apabila kamu melihat orang yang mengalahkanmu dalam perkara dunia, maka kalahkan dia dalam hal akhirat"
Dan ketahuilah, engkau pun dapat mengalahkannya dengan mengamalkan dua raka'at qabliyah shubuh.:
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
"Dua rakaat (qabliyah) fajar/subuh lebih baik dari dunia dan seisinya".
(HR. Muslim, dll)
Langganan:
Postingan (Atom)